Skip to content

Media Transmisi

Selamat datang di Layer 1 (Physical). Di sini tempatnya kuli kabel beraksi. Camkan ini baik-baik:

“Kalau kabel jelek atau crimpingan ampas, config router se-dewa apapun percuma. Latency tinggi, packet loss, dimarahin klien.”

Kabel LAN standar sejuta umat. Di dalamnya ada 8 kabel kecil (4 pasang) yang dipilin.

  • Straight: Ujung A dan B sama-sama pakai standar T568B.
  • Cross: Ujung A pakai T568A, Ujung B pakai T568B. (Digunakan untuk menghubungkan device sejenis, meski sekarang jarang karena ada Auto-MDIX).

Di Indonesia, kita hampir selalu pakai standar T568B (Straight). Tapi kalau mau bikin kabel Cross, kamu wajib tau T568A juga.

PinWarnaVisual
1Putih Orange
2Orange
3Putih Hijau
4Biru
5Putih Biru
6Hijau
7Putih Coklat
8Coklat

2. Standar T568A (Untuk Ujung Kabel Cross)

Section titled “2. Standar T568A (Untuk Ujung Kabel Cross)”

Perhatikan: Hijau dan Orange bertukar posisi.

PinWarnaVisual
1Putih Hijau
2Hijau
3Putih Orange
4Biru
5Putih Biru
6Orange
7Putih Coklat
8Coklat

Sultan-nya media transmisi. Menggunakan cahaya untuk kirim data.

  • Kecepatan: Speed of light (cahaya).
  • Jarak: Bisa puluhan KM tanpa sinyal turun.
  • Kelebihan: Anti petir, anti gangguan sinyal radio (interferensi).

Jenis Kabel FO (Wajib Tau Biar Gak Salah Beli)

Section titled “Jenis Kabel FO (Wajib Tau Biar Gak Salah Beli)”
JenisWarna KabelInti (Core)Jarak TempuhSinar
Single Mode🟡 KuningKecil banget (9 mikron)Jauh banget (Antar Kota/Gedung)Laser
Multi Mode🟠 Orange / 💠 ToscaAgak besar (50-62.5 mikron)Pendek (Dalam Gedung Server)LED

Kepala kabel FO ada warnanya. Jangan asal colok karena sudut potongannya beda!

  • UPC (Biru) 🔵: Potongan lurus/datar. Paling umum dipakai.
  • APC (Hijau) 🟢: Potongan miring (8 derajat). Biasanya untuk TV Kabel/GPON.

Bagian dalam sehelai kabel optik (Core) itu setipis rambut manusia.

graph LR
    A[Core/Inti] --- B[Cladding]
    B --- C[Coating/Pelindung]
    style A fill:#f9f,stroke:#333,color:#000
    style B fill:#bbf,stroke:#333,color:#000
    style C fill:#bfb,stroke:#333,color:#000
  1. Core: Kaca tipis tempat cahaya lewat.
  2. Cladding: Pemantul cahaya agar tetap di dalam core (prinsip Total Internal Reflection).
  3. Coating: Plastik pelindung kaca biar gak gampang patah.

Di lapangan, satu kabel FO besar (tube) isinya bisa banyak core. Biar gak bingung, ada urutan warnanya.

Mnemonic: “BOHCAP MeHiKuUPiTo” (Hapalkan mantra ini!)

NoWarnaMnemonicVisual
1BiruB
2OrangeO
3HijauH
4CoklatC
5Abu-abuA
6PutihP
7MerahMe
8HitamHi
9KuningKu
10UnguU
11PinkPi
12ToscaTo
  • Splicer: Mesin las kaca untuk nyambung kabel putus. Harganya seharga motor.
  • Cleaver: Alat potong kaca presisi. Kalau motongnya miring, di-las (splicing) bakal gagal terus. Jangan coba-coba potong pake gunting kuku!
  • Stripper: Tang pengupas kulit kabel FO. Beda sama tang potong biasa, ini ada lubang ukurannya mikron.
  • OPM (Optical Power Meter): Buat ngecek “redaman” (kekuatan sinyal). Kalau minusnya gede, sinyal jelek.
  • VFL (Visual Fault Locator): Senter laser merah buat nyari kabel putus (tembus pandang).